Bertunas adalah tanda kehidupan. Pohon yang hidup pasti mengeluarkan tunas, walaupun kecil dan belum terlihat kuat. Demikian juga kehidupan rohani. Jika seseorang sungguh tinggal di dalam Kristus dan berada dalam penggembalaan yang sehat, akan muncul tanda kehidupan itu, yaitu kerinduan untuk melayani.
Dalam 1 Pterus 4:10 menegaskan bahwa setiap orang percaya telah menerima karunia dari Tuhan dan dipanggil untuk melayani.
Melayani bukan beban, melainkan respons kasih kepada Tuhan. Ketika seseorang mengalami anugerah dan keselamatan secara pribadi, hatinya terdorong untuk memberi dan terlibat dalam pekerjaan Tuhan. Ia tidak lagi puas hanya menerima berkat, tetapi ingin menjadi berkat.
Penggembalaan membentuk kita bukan hanya untuk bertumbuh bagi diri sendiri, tetapi juga untuk berdampak bagi orang lain. Kerinduan melayani lahir dari rasa syukur karena kita sadar bahwa hidup dan keselamatan adalah anugerah Tuhan.
Pelayanan sering dimulai dari hal kecil dan sederhana seperti membantu, mendoakan, mendukung, hadir bagi sesama. Tidak ada pelayanan yang terlalu kecil jika dilakukan dengan kasih dan kesetiaan.
Kerinduan melayani juga menandakan kedewasaan rohani. Kita bertumbuh dari hanya ingin dilayani menjadi siap melayani. Di tengah dunia yang mencari pengakuan, orang yang bertunas dalam penggembalaan memilih jalan kerendahan hati.
Jika dalam hati ada dorongan untuk terlibat dan memberi diri, itu tanda kehidupan rohani sedang bertumbuh. Rawatlah dengan doa dan ketaatan, sebab dari tunas kecil dapat lahir pelayanan yang berdampak besar.
Kehidupan rohani yang sehat selalu menghasilkan kerinduan untuk menjadi saluran berkat bagi banyak orang.